Microsoft Teams Free Trial 6 Bulan

Microsoft Teams Free Trial Edition

Microsoft Teams Free Trial Edition

Corona atau Covid-19 membawa begitu banyak pengaruh bagi dunia. Artikel ini akan membahas salah satu pengaruh Corona, yaitu: anjuran untuk bekerja di rumah. Banyak perusahaan yang dengan mudahnya beralih ke bekerja di rumah karena sebelumnya mereka sudah menerapkan sistem bekerja fleksibel, baik dari sisi waktu maupun lokasi/tempat kerja. Dalam hal ini umumnya baik dari sisi kebiasaan maupun sistem pendukung sudah sama-sama siap dengan adanya perubahan cara bekerja ini.

Di sisi lain banyak juga perusahaan yang membutuhkan waktu untuk bisa memulai sistem bekerja di rumah dengan alasan yang sama: kebiasaan dan sistem pendukung. Salah satu contoh sistem pendukung adalah media untuk berkomunikasi dan berkolaborasi di dalam lingkungan perusahaan.

Microsoft Teams adalah platform kolaborasi yang merupakan bagian dari Office 365 dimana dengan Teams para pengguna bisa melakukan aktivitas mulai dari chat, berbagi file, hingga audio dan video conference hanya di dalam satu platform.

Untuk mendukung penggunanya, Microsoft merilis program Teams free trial selama 6 bulan yang bisa didapatkan oleh perusahaan-perusahaan dengan menghubungi Microsoft partner. Perusahaan yang sudah memiliki Teams versi free trial ini akan bisa melihat license Microsoft Teams Commercial Cloud (User Initiated) di dalam tenant Office 365 mereka. Jumlah license yang disediakan adalah sebanyak 1,000 licenses.

License Teams Free Trial Di Halaman Admin Office 365

License Teams Free Trial Di Halaman Admin Office 365

Teams free trial ini pada dasarnya sama dengan Teams yang ada dalam Teams dalam paket lengkap Office 365 seperti Business Premium/Business Essentials/E1/E3/E5. Perbedaan terbesarnya adalah user yang memiliki hanya license Teams free trial ini tidak bisa schedule Teams meeting, dan tidak bisa menerima Teams meeting invitation karena tidak memiliki mailbox (email).

Gambar di bawah ini adalah halaman admin Office 365 yang menunjukkan contoh user Test dengan license Teams Free Trial.

Contoh User dengan License Teams Free Trial

Contoh User dengan License Teams Free Trial

Karena license Teams Trial tidak memiliki mailbox, maka user dengan (hanya) license ini tidak akan memiliki menu Calendar di menu Teams-nya. Lihat gambar di bawah ini. Di menu utama di sebelah kiri atas tidak nampak menu Calendar untuk user Test.

Menu Calendar Tidak Muncul Di Menu Teams Trial

Menu Calendar Tidak Muncul Di Menu Teams Trial

Meskipun demikian perusahaan tetap dapat mengoptimalkan penggunaan Teams free trial ini untuk berkolaborasi karena fitur-fitur lainnya tetap tersedia dan bisa digunakan.

Lalu perusahaan seperti apa yang dapat memanfaatkan Teams free trial ini?

Pada dasarnya semua jenis perusahaan, baik yang sudah memiliki Office 365 maupun yang belum menggunakan Office 365 sama sekali. Ada beberapa perusahaan yang memiliki license Office 365 hanya untuk sebagian usernya. Teams free trial ini bisa dialokasikan untuk user lainnya yang belum memiliki license Office 365 sehingga komunikasi dan kolaborasi bisa terpusat di Teams.

Untuk perusahaan yang belum menggunakan Office 365, tenant Office 365 akan dibuatkan pada saat request Teams free trial. Tenant ini pun bisa digunakan seterusnya jika dimasa depan perusahaan memutuskan untuk mulai menggunakan Office 365 services.

Tutorial tentang penggunaan Teams sendiri bisa didapatkan di menu Help yang bisa dilihat di bagian kiri bawah aplikasi Teams.

Menu Tutorial Teams

Menu Tutorial Teams

Jika menu tersebut di atas, maka akan muncul informasi link video tutorial Microsoft Teams. Selamat mencoba!

Tutorial Teams

Tutorial Teams

Microsoft 365

Microsoft 365

Era digital membawa banyak perubahan untuk kita. Kalau dulu kita berbelanja harus mendatangi toko, maka kini toko yang mendatangi kita. Cukup beberapa kali klik di layar smartphone, maka benda yang diinginkan akan segera tiba di rumah atau kantor. Begitu pula dengan cara bekerja. Kalau dulu definisi bekerja adalah datang ke kantor dan memakai perangkat (device) kantor, baik PC maupun laptop, maka sekarang kita bisa bekerja dimana saja: di rumah, di kafe, di perjalanan. Keberadaan di kantor bukan lagi indikator untuk karyawan teladan.

Saat ini karyawan, Terutama millennials, ingin diberikan kebebasan tentang bagaimana cara mereka bekerja. Baik dari sisi lokasi maupun device yang digunakan. Bagi mereka yang paling penting adalah bagaimana caranya menjaga produktivitas tetap tinggi dan memberikan hasil sesuai dengan yang diinginkan.

Perusahaan di satu sisi tentu saja ingin memfasilitasi kebebasan yang diinginkan tersebut. Namun di sisi lain ada hal-hal yang perlu menjadi pertimbangan seperti: apakah data yang disimpan di mobile devices terjamin keamanannya? Apa yang harus dilakukan jika mobile device yang digunakan hilang? Bagaimana caranya memastikan bahwa memang karyawan tersebut yang mengakses data atau aplikasi perusahaan dari luar kantor?

Microsoft memahami pertimbangan tersebut. Tahun 2017 Microsoft memperkenalkan Microsoft 365, atau M365, yang sebenarnya merupakan bundling dari tiga produk yaitu Windows 10, Office 365, dan Enterprise Mobility + Security (EMS). M365 menjawab concerns diatas dengan cara:

  1. End-to-end security solution yang melindungi data mulai dari backend (Active Directory, data di cloud, aplikasi di cloud) hingga data di devices karyawan.
  2. Windows 10 Enterprise dengan fitur Direct Access (dan beberapa fitur security lainnya) yang memungkinkan karyawan mengakses network perusahaan secara aman sebagai pengganti VPN.
  3. Solusi produktivitas berbasis cloud melalui Office 365 yang bisa diakses melalui mobile devices. Dengan Office 365, pengguna akan dengan mudah berkolaborasi dengan pengguna lainnya tanpa terikat lokasi kerja. Level keamanan penggunaan Office 365 bisa ditingkatkan dengan mengaktifkan fitur MFA (Multi Factor Authentication) dimana pengguna akan diminta otentikasi kedua untuk memastikan kredibilitas dari pengguna tersebut.
  4. Enterprise Mobility and Security (EMS) yang memberikan solusi mobile devices and application management dimana perusahaan tetap bisa mengatur devices dan aplikasi yang berjalan dalam devices tersebut. Tidak hanya itu, EMS juga memberikan solusi data loss prevention untuk memastikan dokumen hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki hak atas dokumen tersebut.

Lalu kenapa perusahaan harus mempertimbangkan M365? Di bawah ini adalah beberapa alasannya:

  1. Tools yang sudah familiar bagi para pengguna.
    Windows 10 dan Office 365 yang merupakan bagian dari M365 adalah tools yang sudah familiar digunakan oleh banyak pengguna di dunia. Dengan menggunakan M365 pengguna tidak perlu lagi beradaptasi dengan tools baru.
  2. Solusi end-to-end yang terintegrasi satu sama lain.
    Intune yang merupakan solusi Mobile device and application management secara seamless mengatur devices berbasis Windows 10, dan juga mengatur aplikasi berbasis Office 365 dengan mudah. Dari sisi manajemen security pun administrator bisa melakukannya dalam dashboard yang terintegrasi.
  3. Efisiensi biaya.
    Dengan paket M365 ini perusahaan bisa melakukan efisiensi biaya dibandingkan dengan penggunaan solusi yang terpisah.

Paket M365 sendiri terbagi tiga, yaitu (1) M365 for Business dimana penggunaannya dibatasi untuk maksimum 300 pengguna dalam satu perusahaan. M365 for Business biasanya diperuntukkan bagi bisnis berskala kecil menengah. (2) M365 for Enterprise yang diperuntukkan bagi bisnis berskala menengah dan besar dengan jumlah pengguna bisa lebih dari 300. (3) M365 for Education yang penggunaannya diperuntukkan bagi Institusi Pendidikan seperti Sekolah atau Universitas.

Hubungi kami untuk berdiskusi lebih jauh terkait paket M365 yang sesuai untuk Perusahaan Anda.

 

 

Recent Comments

    Categories

    Dayta Logo White Footer
    © 2021 Dayta Arakarsa Teknologi.  Web by Digitalistr

    Menu

    Home   |   About Us  |   Our Solutions  |   Blog  |   Contact Us

    Follow Us

      |     |     |